PostHeaderIcon Ilmu Hipnotis Vs Mantra Gendam

Ilmu Hipnotis Vs Mantra Gendam

Ilmu Gendam Hipnotis

Ilmu Gendam Hipnotis

Ilmu Hipnotis seperti yang sudah saya ulas di posting sebelumnya adalah murni ilmu psikologi, tak beda saat anda belajar IPA IPS Geografi, semua orang bisa mempelajarinya. Meski begitu ada selalu anggapan miring dari Ilmu Hipnotis ini yang seolah sama dengan Ilmu Gendam.

Ilmu Gendam dalam aplikasinya memang menggunakan sugesti layaknya dalam Ilmu Hipnotis akan tetapi pada gendam ada campur tangan energi lain untuk melancarkan aksinya. Energi bisa berasal dari diri pribadi yang dioalah terus menerus bisa juga dengan bekerja sama dengan kekuatan lain seperti kekuatan kegelapan.

Ada perbedaan mendasar antara Ilmu Hipnotis dengan Ilmu gendam. Ilmu Hipnotis hanya bisa berjalan jika orang yang dituju bersedia untuk menerima sugesti yang dilancarkan sedangkan pada Ilmu gendam ada kepatuhan tanpa sayarat seperti layaknya kebo dicocok hidungnya dan seperti hilang kesadarannya.

Pada saat dihipnosis orang sepenuhnya sadar dan rela untuk mengikuti apa yang disugestikan padanya sedangkan pada gendam orang bener bener blank dan yang ada adalah menurut begitu saja tanpa ada protes sedikitpun.

Keduanya sama sama menembus pikiran bawah sadar hanya saja dalam gendam langsung di bypass oleh kekuatan yang mendampinginya sehingga kesadaran dirinya akan tertutupi untuk sementara waktu.

Dari segi type korban juga secara garis besar berbeda. Ilmu Hipnotis akan lebih mudah bagi orang yang mudah untuk konsentrasi dan pada gendam justru orang yang sedang kondisi galau bingung atau tanpa orientasi, seperti sering kita temui orang yang baru datang di terminal dan ingin mengais rejeki di kota tersebut tanpa ada alamat yang dituju tau kondisi yang serupa.

Mungkin anda akan bertanya apakah Ilmu Hipnotis bisa dilakukan untuk melakukan kejahatan ?

nah ini dia pertanyaan yang susah untuk saya bongkar disini …tapi baiklah. Justru Ilmu Hipnotis jika digunakan untuk kejahatan efeknya akan luar biasa. Mengapa Luar biasa ? Iya tadi saya sudah utarakan bahwa Ilmu Hipnotis membutuhkan kesediannya, sehingga efek pengaruhnya bisa jangka panjang beda dengan Gendam yang hanya berjalan beberapa saat untuk kemudian korban tersadar.

Lalu Bagaimana mungkin orang mau dijahati kok bersedia berarti ngga bisa dong pakai Ilmu Hipnotis ?

Nah itu dia ..PR nya adalah bagaimana membuat korban bersedia, diperlukan teknik khusus seperti Ericsonian tanpa harus korban memejamkan mata sehingga pelaku akan mengekploitasi korban tanpa korban merasa untuk diekploitasi karena ada argumen argumen yang bisa diterima oleh korban. Sengaja saya tidak akan buka panjang lebar hal ini karena bisa disalahgunakan.

Tapi anda sendiri sering mengamati korban jenis ini, seperti misalnya ibu rumah tangga pulang menangis katanya kena korban Gendam sambil menunjukkan Jam Tangan yang seolah olah emas. Ibu mengaku kena gendam padahal bisa jadi ini adalah aplikasi dari Ilmu Hipnotis Expert seperti saya jelaskan diatas tadi, karena kalo dengan ilmu gendam ngga perlu ada barter dengan jam emas emasan segala, tinggal kuras habis aja isi dompet dan tas korban ….:)

Loh Si Ibu ngotot kok kalo dia kena Gendam ?

Iya betul itu versi si ibu. Sekarang saya tanya anda sebagai suami ibu tersebut dan mendadak istri pulang nangis dengan dalih “dikibulin orang” sehingga uang ratusan ribu hilang di tas di ganti dengan jam tangan emas imitasi , Apa yang anda lakukan ? jawab jujur. Pasti anda akan memarahi istri anda dan menggoblok goblokkan kenapa mau dikibulin. lain halnya jika Ibu bilang “saya kena gendam , sehingga sama sekali tidak sadar”…ya mungkin reaksi anda tidak semarah alasan pertama tadi. lagi pula mana ada orang yang mau dianggap goblok sih didunia ini gara gara dikibulin orang, begitu juga istri anda.

Tapi Media Masa maupun televisi juga meliput Ibu Tadi dan HeadLinenya mengatakan Ibu kena Gendam trus gimana dong?

Hehehehe…sekarang coba tanya diri anda sendiri mana HeadLine yang lebih menarik nih

1. “Ibu Muda Jadi Korban Gendam Hipnotis saat berbelanja di Mall”

2. “Ibu Muda dirugikan karena sistem jual beli yang tidak seimbang”

tentunya anda memilih no 1 kan, begitu juga sang penerbit yang menginginkan penjualan yang besar atau oplah besar sehingga keuntungan kan lebih terasa. Seandainya toh motivasi penerbit atau editorial surat kabar bukan karena profit atau keuntungan, maka bisa jadi karena pemahaman penulis atau editorial sendiri yang masih terbatas akan Ilmu Hipnotis.

Kok Bisa kan wartawan dan editorial kan orang yang berpendidikan ?

Hehehhe… sekarang saya tanya anda lagi apakah pada acara Romy rapael dan Uya Kuya disitu tidak ada orang yang berpendidikan …Justru rata rata adalah orang yang berpendidikan. Tapi mengapa mengapa mereka berdecak kagum dan dibuat bengong dengan acara yang diadakan pada show tersebut….Nah itulah jawabannya karena orang berpendidikan dan intelek belum tentu memahami secara dalam Rahasia Ilmu Hipnotis yang hanya dipahami oleh beberapa orang saja. Selama dia tahu Ilmu tersebut, maka nilai hiburan tersebut akan berkurang…dan tidak ada acara show Hipnotis lagi karena orang sudah menganggap hal yang lumrah dan hal yang biasa saja.

Semoga dengan postingan ini anda akan lebih memahami tentang hipnosis. Anda juga akan lebih waspada dan jeli serta berhati hati ditempat manapun saran saya barang berharga bukan untuk dipamerkan dan uang bukan untuk dibawa kemana mana. Alihkan perhatian anda pada sesuatu seperti walkman dan usahakan berpergian bersama teman atau pendamping anda.

One Response to “Ilmu Hipnotis Vs Mantra Gendam”

Leave a Reply